Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

Pada kesempatan ini kami akan bahas terkait dengan Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya. Membeli atau memasarkan saham ada teorinya. Tentunya Anda tidak dapat sembarangan membeli lalu menjualnya begitu saja sekiranya memang ingin mendapatkan profit yang maksimal. Sedangkan hasil analitik laporan keuangan memperlihatkan rasio yang bagus, konsisten saja terdapat kemungkinan seorang pemodal keok dalam transaksi jual beli saham tersebut.

Ingin  Jual Beli Saham? Berikut Caranya

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

Kenapa hal seperti ini dapat terjadi? Jawabannya sebab permainan saham memiliki beraneka teori tersendiri dan tiap investor harus mengenal seni berinvestasi. Ada banyak teori permainan saham dan sebagian di antaranya akan dibeberkan di bawah ini.

1. One Day Trading

One day trading acap kali juga disebut investasi dalam satu hari, adalah pagi (bursa dibuka) membeli dan sorenya (bursa ditutup) dipasarkan kembali. Dapat juga pagi memasarkan petang dibeli. Mereka yang percaya akan teori ini berkeyakinan bahwa bursa saham haruslah selalu hidup dan untuk ini setiap hari patut senantiasa terjadi transaksi. Kenyataannya, dalam rentang waktu 360 hari, dapat terjadi ada hari-hari di mana di bursa tidak terjadi transaksi.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

Jika hal ini terjadi mereka percaya akan ada usaha dari pihak-pihak tertentu, terutamanya mereka yang menggantungkan hidupnya dari kegiatan bursa, untuk melaksanakan transaksi. Transaksi-transaksi inilah yang diincar sebab transaksi seperti ini diamati sebagai transaksi yang menguntungkan (sengaja dibolehkan rugi oleh pihak berkepentingan dengan tujuan supaya bursa senantiasa terlihat hidup). Poin transaksi ini katanya sungguh-sungguh kecil, lazimnya terhadap saham-saham emiten kelas kecil. Namanya juga teori, Anda boleh percaya atau tidak.

Ada juga pemberi modal yang menyebut one day trading sebagai format investasi tanpa modal. Mungkin karena waktunya yang singkat hal itu membikin investasi tersebut menggunakan dana-dana pinjaman yang akan dikembalikan hari itu juga. Jadi investor berinvestasi tanpa modal pribadi.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

2. Weekly Trading

Sama seperti one day trading, weekly trading yakni investasi ala short moment (singkat), yaitu cuma satu minggu. Senin – Selasa membeli atau menjual kemudian Kamis – Jumat sebaliknya. Tenggang waktu di antaranya (Rabu) dipergunakan untuk pemantauan dan analisa. Mereka yang menggunakan teori ini percaya bahwa hari-hari di permulaan pekan secara khusus minggu I dan II di permulaan bulan sebagai hari di mana sebagian pemberi modal sedang memiliki banyak dana segar (berada pada kondisi in). Otomatis dananya pasti akan diinvestasikan padahal belum tentu menjanjikan.

Anda pasti ingat adanya sekelompok investor yang ketagihan transaksi layaknya main judi. Sebaliknya di akhir minggu (weekend) sebagian besar sungguh-sungguh membutuhkan uang entah untuk keperluan keluarga atau lainnya sehingga banyak yang rela melepas sahamnya padahal rugi. Investasi-investasi seperti inilah yang selalu diincar pemodal weekly trading.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

3. Buy on Rumors, Sell on News

Inilah salah satu teori klasik dari Wall Street, yakni belilah saham dikala terdengar rumors dan lepaslah saham tersebut seperti itu ada informasi (news) bagus di media cetak ataupun elektronik. Mereka yang percaya teori ini selalu berkeyakinan bahwa harga saham cenderung lebih fluktuatif karena adanya rumors dibanding dengan adanya informasi di media massa. Oleh karena itu masa-masa fluktuatif tersebutlah kans bagi pemberi modal untuk menarik sebanyak mungkin keuntungan karena harganya pasti melonjak.

Satu lagi yang selalu diyakini pemberi modal pemburu rumors, adalah bahwa rata-rata wartawan/reporter media massa mempunyai kecenderungan untuk memberitakan hal-hal yang negatif, isu-isu yang berpengaruh buruk. Entah supaya tampak objektif di mata mayarakat atau memang fungsinya yang sebagai alat penyeimbang dan pengontrol sosial, sehingga mewajibkan media massa menjalankan sekalian menginfokan investigative news. Lihat saja info negatif justru membikin tiras sebagian media massa naik, seperti isu mengenai skandal KKN, seks, kecelakaan dan masih banyak lagi contoh konkritnya.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

Seandainya Anda mau mengaplikasikan teori ini karenanya ada baiknya Anda melakukan transaksi short moment. Artinya saham yang dibeli sebab rumors tersebut jangan dipegang terlalu lama meski harganya terus melonjak karena dapat jadi Anda sedang terjebak oleh permainan big player yang paling piawai meniupkan rumors. Tanpa Anda disadari mereka ini dapat segera melakukan aksi balik sehingga tiba-tiba saham hal yang demikian turun drastis.

4. Cornering

Cornering berkaitan erat dengan adanya praktek short selling. Dikala seorang investor sedang melakukan short selling dan tak kapabel menemukan saham untuk dikembalikan kepada pemilik awalnya karenanya si pemodal terancam risiko yang betul-betul fatal, contohnya gulung tikar. Dapat saja ini pengaruh permainan pialang, emiten ataupun pemberi modal sendiri. Sebab alasan inilah praktek short selling dilarang, alasannya untuk mencegah pemberi modal mengalami kemungkinan buruk hal yang demikian.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

Kerap juga orang mengidentikkan cornering dengan usaha sekelompok pemberi modal (emiten?) untuk mempermainkan harga dengan membeli sahamnya sendiri sambil menaikkan harganya perlahan-lahan. Ketika atensi masyarakat atas saham hal yang demikian sudah tinggi si pemodal segera melepas sahamnya sehingga memperoleh profit yang tinggi. Supaya tidak kentara, lazimnya untuk pembelian dan penjualan ini menerapkan banyak jasa pialang atau membeli atas nama banyak pemodal. Di Indonesia praktek cornering ini kerap kali disebut juga usaha ‘menggoreng’ saham (fried stocks).

5. Wash Sale

Wash sale ialah transaksi-transaksi palsu yang sengaja diwujudkan untuk mengelabui pasar. Palsu di sini artinya benar-benar tidak ada transaksi melainkan dikatakan sudah terjadi transaksi yang mengakibatkan calon pemodal tertipu. Ya, mirip usaha pengembang real estate yang mengatakah produknya sudah terjual sekian unit, meskipun belum terjual sama sekali. Tujuannya selain menaikkan citra, umumnya yaitu strategi menggaet profit dari pemodal.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

6. Insider Trading

Insider trading merupakan transaksi saham karena adanya isu yang dipersembahkan oleh orang dalam perusahaan, misalnya dewan direksi. Dianggap melanggar kode etik sebab dengan adanya isu hal yang demikian tentunya pihak pertama sudah pasti akan menarik keuntungan dengan membeli saham perusahaan hal yang demikian khususnya dahulu.

7. Churning

Transaksi yang terjadi secara berlebihan yang mengakibatkan investor seharusnya membayar fee yang sebetulnya tak perlu. Sebab telah diketahui bahwa perusahaan pialang hidup dari fee yang dibayarkan terhadap mereka. Sebab itu seringkali pialang memanfaatkan kebodohan pemodal dengan menyarankannya atau merekomendasikannya mengerjakan banyak transaksi, khususnya mereka yang keranjingan transaksi bagaikan keranjingan judi. Tetapi calon pemberi modal sebaiknya waspada.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

8. Cross Trading

Anda tidak pernah tahu siapa yang menjadi lawan Anda dalam transaksi saham. Jikalau berjaga-jagalah jangan hingga lawan Anda yaitu pialang Anda sendiri. Jikalau pialang Anda sendiri ialah lawan Anda maka telah pasti Anda akan kalah karena mereka telah mengambil langkah awal. Sebab pialang menerima profit ganda, yaitu fee dan capital gain. Inilah yang disebut cross trading. Karena itu carilah pialang yang benar-benar profesional.

9. Front Trading

Pialang Anda telah melakukan langkah penyesuaian harga terpenting dulu kemudian menganjurkan terhadap Anda untuk mengerjakan transaksi. Dengan demikian mereka menarik keuntungan dari transaksi yang Anda lakukan. Sama seperti cross trading, dalam front trading ini pialang mendapatkan profit ganda, yakni fee dan capital gain.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

Taktik teori-teori permainan saham di atas, masih ada juga teori yang lain ialah :

  • Beli Murah, Jual Mahal: Membeli saham dikala harga murah lalu jual saat harga tinggi dalam selisih harga hal yang demikian ialah keuntungan. Selisih harga hal yang demikian kerap kali disebut sebagai capital gain (keuntungan) atau capital loss(kerugian).
  • Beli Mahal, Jual Lebih Mahal: Dikala dari teori ini adalah jangan terburu-buru menjual saham hal yang demikian ada bagusnya saham konsisten di pegang sampai harga saham naik hingga melebihi harga pembelian dan setelah melebihi kemudian pesat cepat memasarkannya.

Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya

  • Beli Saat Harga Akan Naik, Jual Saat Harga Akan Turun: Banyak analitik menganjurkan bahwa saat terbaik berinvestasi saham merupakan masa awal. Sedangkan masa kedewasaan adalah masa dimana harga saham tersebut sudah menempuh titik optimal. Istilahnya pada masa ini saham tersebut persentasenya untuk mewujudkan profit (capital gain sungguh-sungguh kecil).
  • Arbitrate Selling: Transaksi arbirate selling atau dual listing disini merupakan transaksi jual beli saham perusahaan-perusahaan yang mencantumkan sahamnya di dua bursa atau lebih, merupakan bursa lokal dan bursa luar negeri.
  • Short Selling: Short selling dapat terjadi apabila ada kesepakatan bagus antara dua pemodal atau lebih atau antara pialang dengan investor. Kesepakatan inilah yang memungkinkan investor hal yang demikian meminjam saham untuk ditransaksikan.

Sekian informasi perihal Ingin Jual Beli Saham? Berikut Caranya, kami harap artikel ini bermanfaat untuk kawan-kawan semua. Kami berharap post ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Updated: Mei 16, 2019 — 00:57

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *