Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

Pembahasan kita kali ini yakni Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik. Membeli atau memasarkan saham ada teorinya. Tentunya Anda tidak dapat sembarangan membeli lalu memasarkannya demikian itu saja sekiranya memang mau mendapatkan keuntungan yang optimal. Sedangkan hasil analisis laporan keuangan menampilkan rasio yang bagus, tetap saja terdapat kemungkinan seorang investor keok dalam transaksi jual beli saham tersebut.

Memahami Belajar  Seni  Bermain Saham yang Baik

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

Kenapa hal seperti ini dapat terjadi? Jawabannya karena permainan saham memiliki bermacam-macam teori tersendiri dan setiap investor patut mengetahui seni berinvestasi. Ada banyak teori permainan saham dan sebagian di antaranya akan dibeberkan di bawah ini.

1. One Day Trading

One day trading sering juga disebut investasi dalam satu hari, yaitu pagi (bursa dibuka) membeli dan sorenya (bursa ditutup) dipasarkan kembali. Bisa juga pagi menjual sore dibeli. Mereka yang percaya akan teori ini berkeyakinan bahwa bursa saham haruslah senantiasa hidup dan untuk ini tiap-tiap hari harus senantiasa terjadi transaksi. Kenyataannya, dalam jangka waktu 360 hari, bisa terjadi ada hari-hari di mana di bursa tidak terjadi transaksi.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

Kalau hal ini terjadi mereka percaya akan ada usaha dari pihak-pihak tertentu, terutamanya mereka yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas bursa, untuk menjalankan transaksi. Transaksi-transaksi inilah yang diincar karena transaksi seperti ini dipandang sebagai transaksi yang menguntungkan (sengaja diperbolehkan rugi oleh pihak berkepentingan dengan tujuan supaya bursa senantiasa menonjol hidup). Poin transaksi ini katanya benar-benar kecil, lazimnya kepada saham-saham emiten kelas kecil. Namanya juga teori, Anda boleh percaya atau tidak.

Ada juga pemberi modal yang menyebut one day trading sebagai format investasi tanpa modal. Mungkin karena waktunya yang singkat hal itu membuat investasi hal yang demikian menerapkan dana-dana pinjaman yang akan dikembalikan hari itu juga. Jadi pemberi modal berinvestasi tanpa modal pribadi.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

2. Weekly Trading

Sama seperti one day trading, weekly trading yaitu investasi ala short moment (singkat), merupakan hanya satu pekan. Senin – Selasa membeli atau memasarkan kemudian Kamis – Jumat sebaliknya. Tenggang waktu di antaranya (Rabu) dipergunakan untuk pemantauan dan analisa. Mereka yang mengaplikasikan teori ini percaya bahwa hari-hari di permulaan minggu terlebih minggu I dan II di permulaan bulan sebagai hari di mana beberapa investor sedang memiliki banyak dana segar (berada pada situasi in). Otomatis dananya pasti akan diinvestasikan padahal belum tentu menjanjikan.

Anda pasti ingat adanya sekelompok investor yang ketagihan transaksi layaknya main judi. Sebaliknya di akhir minggu (weekend) beberapa besar sangat membutuhkan uang entah untuk keperluan keluarga atau lainnya sehingga banyak yang rela melepas sahamnya walaupun rugi. Investasi-investasi seperti inilah yang selalu diincar pemberi modal weekly trading.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

3. Buy on Rumors, Sell on News

Inilah salah satu teori klasik dari Wall Street, yakni belilah saham dikala terdengar rumors dan lepaslah saham hal yang demikian seperti itu ada berita (news) baik di media cetak maupun elektronik. Mereka yang percaya teori ini senantiasa berkeyakinan bahwa harga saham cenderung lebih fluktuatif karena adanya rumors dibanding dengan adanya kabar di media massa. Oleh sebab itu masa-masa fluktuatif tersebutlah peluang bagi investor untuk menarik sebanyak mungkin keuntungan sebab harganya pasti melonjak.

Satu lagi yang senantiasa diyakini pemberi modal pemburu rumors, ialah bahwa rata-rata wartawan/reporter media massa memiliki kecenderungan untuk menginfokan hal-hal yang negatif, kabar-informasi yang berimbas buruk. Entah supaya nampak objektif di mata mayarakat atau memang fungsinya yang sebagai alat penyeimbang dan pengontrol sosial, sehingga mewajibkan media massa melaksanakan sekaligus mengabarkan investigative news. Lihat saja informasi negatif justru membikin tiras beberapa media massa naik, seperti kabar mengenai skandal KKN, seks, kecelakaan dan masih banyak lagi teladan konkritnya.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

Kalau Anda berkeinginan mengaplikasikan teori ini karenanya ada pantasnya Anda melaksanakan transaksi short moment. Artinya saham yang dibeli sebab rumors tersebut jangan diatur terlalu lama sedangkan harganya terus melonjak sebab dapat jadi Anda sedang terjebak oleh permainan big player yang paling trampil meniupkan rumors. Tanpa Anda disadari mereka ini bisa lantas melakukan aksi balik sehingga tiba-tiba saham tersebut turun drastis.

4. Cornering

Cornering terkait erat dengan adanya praktek short selling. Saat seorang investor sedang mengerjakan short selling dan tidak cakap menemukan saham untuk dikembalikan kepada pemilik mulanya maka si pemodal terancam risiko yang amat fatal, misalnya gulung tikar. Dapat saja ini pengaruh permainan pialang, emiten ataupun pemodal sendiri. Sebab alasan inilah praktek short selling dilarang, alasannya untuk mencegah pemodal mengalami kemungkinan buruk tersebut.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

Jarang juga orang mengidentikkan cornering dengan usaha sekelompok investor (emiten?) untuk mempermainkan harga dengan membeli sahamnya sendiri sambil menaikkan harganya pelan-lahan. Dikala ketertarikan masyarakat atas saham hal yang demikian sudah tinggi si pemodal seketika melepas sahamnya sehingga mendapatkan profit yang tinggi. Supaya tak kentara, lazimnya untuk pembelian dan penjualan ini mengaplikasikan banyak jasa pialang atau membeli atas nama banyak pemodal. Di Indonesia praktek cornering ini sering disebut juga usaha ‘menggoreng’ saham (fried stocks).

5. Wash Sale

Wash sale ialah transaksi-transaksi palsu yang sengaja diwujudkan untuk mengelabui pasar. Palsu di sini artinya benar-benar tidak ada transaksi tapi dikatakan telah terjadi transaksi yang mengakibatkan calon pemberi modal tertipu. Ya, mirip usaha pengembang real estate yang mengatakah produknya sudah terjual sekian unit, meski belum terjual sama sekali. Tujuannya selain menaikkan citra, lazimnya adalah taktik menggaet keuntungan dari pemberi modal.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

6. Insider Trading

Insider trading adalah transaksi saham sebab adanya berita yang disajikan oleh orang dalam perusahaan, semisal dewan direksi. Dianggap melanggar kode etik karena dengan adanya informasi tersebut tentunya pihak pertama telah pasti akan menarik profit dengan membeli saham perusahaan hal yang demikian khususnya dulu.

7. Churning

Transaksi yang terjadi secara berlebihan yang mengakibatkan investor wajib membayar fee yang sebenarnya tak perlu. Karena telah dikenal bahwa perusahaan pialang hidup dari fee yang dibayarkan kepada mereka. Karena itu seringkali pialang memanfaatkan kebodohan investor dengan menganjurkannya atau merekomendasikannya melakukan banyak transaksi, terlebih mereka yang keranjingan transaksi bagaikan keranjingan judi. Tetapi calon investor sebaiknya waspada.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

8. Cross Trading

Anda tidak pernah tahu siapa yang menjadi lawan Anda dalam transaksi saham. Kalau berjaga-jagalah jangan sampai lawan Anda adalah pialang Anda sendiri. Seandainya pialang Anda sendiri ialah lawan Anda maka telah pasti Anda akan kalah karena mereka sudah mengambil langkah awal. Karena pialang mendapatkan keuntungan ganda, yakni fee dan capital gain. Inilah yang disebut cross trading. Karena itu carilah pialang yang benar-benar profesional.

9. Front Trading

Pialang Anda sudah menjalankan langkah penyesuaian harga secara khusus dulu kemudian memberi anjuran kepada Anda untuk menjalankan transaksi. Dengan demikian mereka menarik profit dari transaksi yang Anda lakukan. Sama seperti cross trading, dalam front trading ini pialang mendapatkan profit ganda, merupakan fee dan capital gain.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

Taktik teori-teori permainan saham di atas, masih ada juga teori yang lain yaitu :

  • Beli Murah, Jual Mahal: Membeli saham saat harga murah lalu jual saat harga tinggi dalam selisih harga hal yang demikian merupakan profit. Selisih harga tersebut sering disebut sebagai capital gain (profit) atau capital loss(kerugian).
  • Beli Mahal, Jual Lebih Mahal: Saat dari teori ini yakni jangan terburu-buru menjual saham hal yang demikian ada bagusnya saham konsisten di pegang hingga harga saham naik sampai melebihi harga pembelian dan sesudah melebihi kemudian kencang kencang memasarkannya.

Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik

  • Beli Saat Harga Akan Naik, Jual Ketika Harga Akan Turun: Banyak analisis merekomendasikan bahwa dikala terbaik berinvestasi saham yaitu masa awal. Sedangkan masa kedewasaan adalah masa dimana harga saham hal yang demikian sudah mencapai spot maksimal. Istilahnya pada masa ini saham hal yang demikian persentasenya untuk mewujudkan profit (capital gain betul-betul kecil).
  • Arbitrate Selling: Transaksi arbirate selling atau dual listing disini ialah transaksi jual beli saham perusahaan-perusahaan yang mencantumkan sahamnya di dua bursa atau lebih, ialah bursa lokal dan bursa luar negeri.
  • Short Selling: Short selling bisa terjadi seandainya ada kesepakatan baik antara dua pemodal atau lebih atau antara pialang dengan pemodal. Kesepakatan inilah yang memungkinkan pemodal hal yang demikian meminjam saham untuk ditransaksikan.

Demikian info tentang Memahami Belajar Seni Bermain Saham yang Baik , kami harap artikel kali ini mencerahkan kalian. Mohon artikel ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Updated: Januari 2, 2020 — 12:40

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *