Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

Di artikel ini kami akan bahas perihal Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!. Membeli atau menjual saham ada teorinya. Tentunya Anda tidak dapat sembarangan membeli lalu menjualnya demikian itu saja seandainya memang ingin menerima keuntungan yang maksimal. Padahal hasil analisis laporan keuangan menampakkan rasio yang bagus, konsisten saja terdapat kemungkinan seorang investor keok dalam transaksi jual beli saham tersebut.

Paham Belajar dalam  Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

Kenapa hal seperti ini bisa terjadi? Jawabannya karena permainan saham mempunyai bermacam teori tersendiri dan tiap investor sepatutnya mengetahui seni berinvestasi. Ada banyak teori permainan saham dan beberapa di antaranya akan dibuktikan di bawah ini.

1. One Day Trading

One day trading sering juga disebut investasi dalam satu hari, adalah pagi (bursa dibuka) membeli dan sorenya (bursa ditutup) dipasarkan kembali. Dapat juga pagi menjual sore dibeli. Mereka yang percaya akan teori ini berkeyakinan bahwa bursa saham haruslah selalu hidup dan untuk ini tiap-tiap hari sepatutnya senantiasa terjadi transaksi. Kenyataannya, dalam jangka waktu 360 hari, dapat terjadi ada hari-hari di mana di bursa tak terjadi transaksi.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

Apabila hal ini terjadi mereka percaya akan ada usaha dari pihak-pihak tertentu, terutama mereka yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas bursa, untuk menjalankan transaksi. Transaksi-transaksi inilah yang diincar karena transaksi seperti ini diamati sebagai transaksi yang menguntungkan (sengaja dibiarkan rugi oleh pihak berkepentingan dengan tujuan supaya bursa selalu terlihat hidup). Skor transaksi ini katanya amat kecil, biasanya terhadap saham-saham emiten kelas kecil. Namanya juga teori, Anda boleh percaya atau tak.

Ada juga pemberi modal yang menyebut one day trading sebagai wujud investasi tanpa modal. Mungkin sebab waktunya yang singkat hal itu membuat investasi tersebut menggunakan dana-dana pinjaman yang akan dikembalikan hari itu juga. Jadi pemberi modal berinvestasi tanpa modal pribadi.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

2. Weekly Trading

Sama seperti one day trading, weekly trading merupakan investasi ala short moment (singkat), ialah hanya satu pekan. Senin – Selasa membeli atau menjual kemudian Kamis – Jumat sebaliknya. Tenggang waktu di antaranya (Rabu) dipergunakan untuk pemantauan dan analisis. Mereka yang menggunakan teori ini percaya bahwa hari-hari di awal minggu terutama minggu I dan II di awal bulan sebagai hari di mana beberapa investor sedang mempunyai banyak dana segar (berada pada situasi in). Otomatis dananya pasti akan diinvestasikan padahal belum tentu menjanjikan.

Anda pasti ingat adanya sekelompok investor yang ketagihan transaksi layaknya main judi. Sebaliknya di akhir pekan (weekend) beberapa besar sungguh-sungguh membutuhkan uang entah untuk keperluan keluarga atau lainnya sehingga banyak yang rela melepas sahamnya meskipun rugi. Investasi-investasi seperti inilah yang senantiasa diincar investor weekly trading.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

3. Buy on Rumors, Sell on News

Inilah salah satu teori klasik dari Wall Street, yaitu belilah saham dikala terdengar rumors dan lepaslah saham tersebut begitu ada isu (news) bagus di media cetak ataupun elektronik. Mereka yang percaya teori ini selalu berkeyakinan bahwa harga saham cenderung lebih fluktuatif karena adanya rumors dibanding dengan adanya isu di media massa. Oleh karena itu masa-masa fluktuatif tersebutlah peluang bagi pemodal untuk menarik sebanyak mungkin keuntungan sebab harganya pasti melonjak.

Satu lagi yang selalu diyakini pemberi modal pemburu rumors, merupakan bahwa rata-rata wartawan/reporter media massa mempunyai kecenderungan untuk mengabarkan hal-hal yang negatif, berita-isu yang berpengaruh buruk. Entah supaya tampak objektif di mata mayarakat atau memang fungsinya yang sebagai alat penyeimbang dan pengontrol sosial, sehingga mewajibkan media massa menjalankan sekaligus mengabarkan investigative news. Lihat saja info negatif justru membikin tiras beberapa media massa naik, seperti berita mengenai skandal KKN, seks, kecelakaan dan masih banyak lagi teladan konkritnya.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

Apabila Anda ingin memakai teori ini karenanya ada baiknya Anda mengerjakan transaksi short moment. Artinya saham yang dibeli sebab rumors hal yang demikian jangan dipegang terlalu lama meskipun harganya terus melonjak sebab bisa jadi Anda sedang terjebak oleh permainan big player yang paling mahir meniupkan rumors. Tanpa Anda disadari mereka ini bisa lantas menjalankan aksi balik sehingga tiba-tiba saham tersebut turun drastis.

4. Cornering

Cornering terkait erat dengan adanya praktek short selling. Dikala seorang investor sedang melaksanakan short selling dan tidak cakap menemukan saham untuk dikembalikan kepada pemilik mulanya karenanya si pemodal terancam risiko yang sangat fatal, contohnya gulung tikar. Dapat saja ini dampak permainan pialang, emiten ataupun pemodal sendiri. Karena alasan inilah praktek short selling dilarang, alasannya untuk mencegah pemodal mengalami kemungkinan buruk hal yang demikian.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

Jarang juga orang mengidentikkan cornering dengan usaha sekelompok investor (emiten?) untuk mempermainkan harga dengan membeli sahamnya sendiri sambil menaikkan harganya perlahan-lahan. Ketika minat masyarakat atas saham tersebut sudah tinggi si pemberi modal segera melepas sahamnya sehingga mendapatkan profit yang tinggi. Supaya tak kentara, biasanya untuk pembelian dan penjualan ini menggunakan banyak jasa pialang atau membeli atas nama banyak investor. Di Indonesia praktek cornering ini kerap disebut juga usaha ‘menggoreng’ saham (fried stocks).

5. Wash Sale

Wash sale yaitu transaksi-transaksi palsu yang sengaja dijadikan untuk mengibuli pasar. Palsu di sini artinya benar-benar tidak ada transaksi tapi dikatakan sudah terjadi transaksi yang mengakibatkan calon pemberi modal tertipu. Ya, mirip usaha pengembang real estate yang mengatakah produknya sudah terjual sekian unit, meskipun belum terjual sama sekali. Tujuannya kecuali menaikkan citra, biasanya adalah taktik menggaet keuntungan dari investor.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

6. Insider Trading

Insider trading ialah transaksi saham karena adanya info yang dikenalkan oleh orang dalam perusahaan, contohnya dewan direksi. Dianggap melanggar kode etik sebab dengan adanya informasi hal yang demikian tentunya pihak pertama telah pasti akan menarik profit dengan membeli saham perusahaan tersebut terutama dulu.

7. Churning

Transaksi yang terjadi secara berlebihan yang mengakibatkan pemodal patut membayar fee yang sebetulnya tak perlu. Sebab sudah dikenal bahwa perusahaan pialang hidup dari fee yang dibayarkan terhadap mereka. Sebab itu seringkali pialang memanfaatkan kebodohan pemberi modal dengan menganjurkannya atau merekomendasikannya melaksanakan banyak transaksi, terutama mereka yang keranjingan transaksi bagaikan keranjingan judi. Namun calon pemberi modal sebaiknya waspada.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

8. Cross Trading

Anda tidak pernah tahu siapa yang menjadi lawan Anda dalam transaksi saham. Jika berjaga-jagalah jangan hingga lawan Anda merupakan pialang Anda sendiri. Jika pialang Anda sendiri ialah lawan Anda karenanya sudah pasti Anda akan keok karena mereka sudah mengambil langkah permulaan. Sebab pialang menerima profit ganda, yaitu fee dan capital gain. Inilah yang disebut cross trading. Karena itu carilah pialang yang benar-benar profesional.

9. Front Trading

Pialang Anda sudah mengerjakan langkah penyesuaian harga terlebih dahulu kemudian memberi anjuran kepada Anda untuk melakukan transaksi. Dengan demikian mereka menarik profit dari transaksi yang Anda lakukan. Sama seperti cross trading, dalam front trading ini pialang mendapatkan profit ganda, yaitu fee dan capital gain.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

Taktik teori-teori permainan saham di atas, masih ada juga teori yang lain ialah :

  • Beli Murah, Jual Mahal: Membeli saham dikala harga murah lalu jual ketika harga tinggi dalam selisih harga hal yang demikian adalah keuntungan. Selisih harga hal yang demikian tak jarang disebut sebagai capital gain (profit) atau capital loss(kerugian).
  • Beli Mahal, Jual Lebih Mahal: Dikala dari teori ini yaitu jangan terburu-buru memasarkan saham tersebut ada pantasnya saham konsisten di pegang sampai harga saham naik sampai melebihi harga pembelian dan sesudah melebihi kemudian kencang kencang memasarkannya.

Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!

  • Beli Ketika Harga Akan Naik, Jual Ketika Harga Akan Turun: Banyak analisa memberi rekomendasi bahwa saat terbaik berinvestasi saham yaitu masa awal. Sedangkan masa kedewasaan adalah masa dimana harga saham tersebut telah mencapai spot optimal. Istilahnya pada masa ini saham tersebut persentasenya untuk menciptakan profit (capital gain betul-betul kecil).
  • Arbitrate Selling: Transaksi arbirate selling atau dual listing disini adalah transaksi jual beli saham perusahaan-perusahaan yang mencantumkan sahamnya di dua bursa atau lebih, yakni bursa lokal dan bursa luar negeri.
  • Short Selling: Short selling dapat terjadi sekiranya ada kesepakatan bagus antara dua pemberi modal atau lebih atau antara pialang dengan investor. Kesepakatan inilah yang memungkinkan investor hal yang demikian meminjam saham untuk ditransaksikan.

Sekian informasi seputar Paham Belajar dalam Mulai Main Saham Agar Selamat dari Kerugian? Why Not!, kami harap postingan ini bermanfaat untuk kalian. Kami berharap artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Updated: Juni 5, 2019 — 01:36

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *